Ciri Bangkok Pukul Saraf Dan Juara Bertarung 

Diposting pada

Ciri Bangkok Pukul Saraf Dan Juara Bertarung Ciri Bangkok Pukul Saraf Dan Juara Bertarung

Ciri Bangkok Pukul Saraf – Bagi sebagian penghobi adu ayam khususnya ayam bangkok, banyak hal yang harus diperhatikan saat memilih bentuk ayam mulai dari bentuk kepala, bentuk kaki, dan postur tubuh. Melihat bentuk fisik ayam penggemar, biasanya mereka sudah mengetahui dan menggambarkan kualitas ayam tersebut. Namun, metode ini tidak menjamin keakuratan 100% dari kualitas yang diharapkan.

Sebagian besar masyarakat memilih ayam dengan melihat bentuk fisik ayam yang akan dibeli dan sudah mengetahui bahwa ayam kelak akan mampu bersaing atau tidak. Berikut ini adalah contoh standar observasi yang mengkualifikasi ayam untuk kemampuan bertarung yang sangat baik, antara lain:

Ciri-Ciri Ayam Sabung Bangkok Juara

1. Karakteristik kepala
Bentuk kepala yang kita amati dan pilih haruslah ayam dengan kepala kecil seukuran buah pinang. Ayam yang memiliki kepala lebih kecil selalu lebih pintar saat bertarung di pertandingan.

2. Bentuk sisir/Jengger
Dengan melihat ukuran jengger yang dimiliki ayam, kita juga bisa mengetahui gaya bertarungnya. Ayam yang memiliki jengger besar cenderung memiliki gaya bertarung yang santai sehingga pada saat menghadapi lawan yang agresif sering kali memukul kepalanya. Ayam bangkok memiliki jengger yang kecil, yang biasanya menandakan bahwa ayam tersebut memiliki gaya bertarung yang agresif dan lincah, sehingga masalah mental biasanya lebih penting dari pada lawan.

3. Ciri-ciri leher
Faktor terpenting dalam sabung ayam adalah leher. Jika ayam memiliki tulang leher yang lebih besar, gaya bertarungnya biasanya lebih monoton dan sering dibaca oleh lawan. Namun, berbeda dengan ayam yang memiliki lingkar leher lebih kecil. Ayam dengan tali leher kecil biasanya merupakan teknik gerakan memblokir yang baik karena gerakannya sangat ringan dan fleksibel, sehingga memudahkan gerakan memblokir untuk ayam dengan bentuk tulang leher kecil.

4. Bentuk kulit wajah

Ciri-ciri ayam bangkok yang baik juga dapat dilihat dari bentuk kulit wajah yang dimiliki ayam tersebut. Kulit di wajah yang lebih tebal dan keriput, memantul seperti ayam, sangat tahan terhadap pukulan musuh dan jarang lepas dengan kecepatan tempur yang agak panjang. Berbeda dengan ayam yang memiliki kulit wajah lebih tipis, ayam dengan kulit wajah lebih tipis biasanya lebih nyeri, namun jika berulang kali dipukul oleh lawan, luka akan cepat muncul dan ayam akan mudah kalah.

5. Tulang Dada
Untuk mengetahui ciri-ciri ayam bangkok yang baik dengan cara yang berbeda yaitu mari kita lihat struktur tulang pada dada ayam, jika kita melihat pada dada ayam terdapat dua jenis yaitu panjang dan pendek. Jenis tulang yang panjang menandakan bahwa ayam kebal terhadap pukulan musuh, sama seperti ayam tersebut memiliki pukulan yang lebih kuat pada lawan. Jenis kedua adalah tulang dada pendek, jenis sandung lamur pendek ini mungkin menunjukkan bahwa ayam memiliki keunggulan dalam memukul lawan, tetapi ketahanan ayam terhadap pukulan lawan lebih rendah daripada ayam dengan sandung lamur panjang.

6. Postur tubuh
Bentuk tubuh ayam yang terlihat jelas dari tegak dalam posisi berdiri dapat kita prediksi gaya bertarungnya saat berkelahi, biasanya jika ayam berdiri selalu tegak dengan kemiringan sekitar 45 derajat yang menandakan bahwa ayam tersebut dominan. petarung bermain di atas arena, sebaliknya bila posisi ayam jika berdiri maka badan dimiringkan sekitar 45 derajat, yang kurang menandakan bahwa gaya bertarung ayam seringkali di bawah.

7. Ekor
Dalam kasus ayam buntut, para ahli kerap menyebut bahwa ayam dengan ekor yang lebih pendek memiliki kebiasaan berkelahi yang lebih gesit dan cepat dibandingkan ayam bangkok dengan ekor yang panjang. Bangkok berekor panjang selalu tenang dalam bertarung. dan saat Anda bertemu lawan yang lebih gesit, Anda akan dibombardir dengan serangan berkali-kali.

Ayam Bangkok Pukul Saraf

Bangkok Pukul Saraf adalah ayam yang memiliki arah pukulan yang langsung mengenai saraf fital lawan, baik di bukaan telinga maupun di lengkung samping telinga. Atau bisa juga disebut ayam yang memiliki serangan yang kuat dan terarah yang mengenai titik-titik vital lawan. Mencari ayam dengan pukulan saraf tidaklah mudah.

Banyak penggemar sabung ayam telah belajar tentang karakteristik fisik ayam yang sakit saraf, karena jenis ini memiliki keunggulan dalam pertempuran. Berikut ciri-ciri ayam jago pukul saraf:

1. Postur tubuh yang tegak
Ayam harus tegak agar bisa melakukan lompatan tinggi untuk mencapai area penting lawan, seperti area sekitar telinga lawan. Selain itu, batang tubuh ayam harus proporsional dengan batang tubuh pada sudut 90 derajat agar punggung sedikit lurus.

2. Bentuk leher yang ideal

Bentuk leher yang ideal adalah tidak terlalu pendek ataupun terlalu panjang, karena bentuk leher mempengaruhi akurasi serangan ayam. Jika leher ayam terlalu pendek maka akan sulit untuk mencapai titik serang ayam jago lawan yang memiliki jurus tinggi.

3. Kaki sedikit menekuk/membungkuk seperti belalang
Jurus kaki ini memungkinkan ayam-ayam bergerak bebas dalam pertarungan. Biasanya, ayam dengan ciri-ciri tersebut dapat memberikan pukulan yang berat, terutama jika pukulan tersebut mengenai titik vital lawan.

4. Sisik kaki yang menghadap atas atau bawah
Ayam yang memiliki sisik kaki yang menghadap ke atas dapat dikatakan memiliki sisik kaki naga keturunan atau naga pemangsa. Dan sering dikatakan memiliki timbangan seperti ini, mengalami runout yang berat.

Demikian mungkin itu saja beberapa Ciri Bangkok Pukul Saraf Dan Juara Bertarung yang sudaj mimin berikan. Semoga dapat menjadi reverensi dalam mencari ayam sabung jago serta dapat menyembuhkan ayam kesayangan anda.

Baca juga : Cara Merawat Ayam Bangkok Agar Kuat Dan Sehat