Jenis Penyakit Dan Cara Mengatasi Ayam sakit

Diposting pada

Jenis Penyakit Dan Cara Mengatasi Ayam sakitJenis Penyakit Dan Cara Mengatasi Ayam sakit

Cara Mengatasi Ayam sakit – Saat beternak ayam dari Bangkok sabung ayam atau adu ayam dengan harga tinggi, Anda harus merawatnya sesering mungkin. Kandang harus bersih dan  terkena sinar matahari. Oleh karena itu, suhu dalam kandang perlu untuk dijaga kelembapanya.

Faktor higienis, lokasi terbuka dan cuaca, serta pakan ayam. Berikut akan saya jelaskan ciri-ciri penyakit yang selalu menyerang ternak khususnya ayam:

Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam Sabung

Tetelo
Cara Mengatasi Ayam sakit – Biasa juga disebut hawar/sampar ayam merupakan penyakit yang paling ditakuti. Karena merupakan virus berbahaya yang disebut dengan virus paramyko. Jika diserang oleh 1 ekor ayam dalam waktu 3-4 hari, anda tidak sadar akan menginfeksi semua ayam disekitarnya. Ciri-ciri ayam yang terkena tetelo: ayam lesu, nafsu makan menurun, produksi telur menurun, gangguan pernafasan, batuk-batuk, lendir di mulut, kejang-kejang hingga menarik kepala, feses akan berwarna hijau dan wajah akan memutih karena virus tersebut belum ada obatnya. dan cara untuk mencegahnya adalah dengan memvaksinasi ayam, dan jika tertular, segera bakar.

Gumoro
Merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh ayam, biasa disebut Avibirnavirus. penyebaran virus ini ditularkan dari air minum, makanan dan udara. Karena virus seperti ini tidak langsung mati, ayam bisa bertahan hingga 3 bulan. karena obat tersebut belum tersedia selama ini.

Cacing
Biasa menyerang ayam adalah cacing pita dan bullfinch. Ascarids biasanya menyerang anak ayam dan cacing pita dewasa. Biasanya penyakit ini menyerang musim penghujan. Untuk pengobatannya bisa menggunakan obat cacing piperazine, cairan pipedon-x untuk mencegah penularan infeksi ke ayam lain.

Snot
Terjadi pada anak ayam atau orang dewasa. Kematian ayam bisa mencapai 80%. Sediakan sulfat (sulfadimethoxine atau sulfahiazole) untuk pengobatan. Untuk pengobatan tradisional dengan susu bubuk dan air jahe, kunyit, kencur dan lempuyang.

Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam

Ngorok
Penyakit dengkuran ini dapat dengan mudah menyerang ayam dari umur 4-9 minggu. untuk pengobatannya dengan pemberian baytrit 10% secara oral, oral, dan dilarutkan dalam air.

Berak kapur
Hal ini biasanya terjadi pada anak ayam. Biasa disebut Salmonella pullorum, bakteri ini dapat bertahan hidup di tanah hingga 1 tahun. cara mencegahnya dengan menyuntikkan obat sulfa atau secara profilaksis menggunakan antibiotik furozolidone

Kolera
Penyebabnya adalah bakteri Pasteurella gallinarum yang menginfeksi ayam petelur dan ayam pedaging sehingga menurunkan produktivitas ayam petelur. biasanya menyerang pernapasan dan pencernaan ayam. penyakit ini bisa menular ke manusia. jadi gunakan saja sediaan sulfat dan antibiotik untuk pengobatan.

Berak darah
Kondisi ini tergantung dari makanan yang dimakan oleh ayam tersebut, jika protozoa pada ayam baik tidak akan terkena disentri. untuk pengobatan, biasanya digunakan noxal, sulfaquinoxaline dan lainnya.

Marek
Anak ayam paling sering terkena penyakit ini. Penyakit ini adalah virus herpes tipe B. Ayam yang terkena bercak berwarna pucat, goyah seperti mabuk. mata buta dan tumor seperti tumor.

Cara Mengatasi Ayam Yang Terkena Virus

Penyakit seperti flu burung atau yang dikenal penyakit merupakan penyakit yang sering menyerang ayam ini, seperti ayam bangkok. Dengan penyakit seperti itu, peternak ayam Bangkok atau peternak ayam lainnya sangat prihatin. Pertimbangan harus diberikan pada profilaksis atau perawatan yang dianggap sangat serius dalam memerangi penyakit seperti flu burung. Dan jangan sampai ayam Bangkok terserang flu burung jenis ini.

Penyebab Ayam Bangkok Terkena Flu

Pada kasus flu burung seperti yang satu ini, biasanya disebabkan oleh virus H5N1. Artinya virus ini merupakan virus yang dapat bertahan hidup di dalam kotoran hewan seperti unggas. Begitu juga di sekitar lingkungan air dan tanah yang masih dalam kandang saat suhu udara rendah selama beberapa minggu. Oleh karena itu bila cuaca sedang cocok seperti musim hujan atau cuaca yang tidak menentu.

Biasanya muncul virus yang menyebabkan banyak ayam di Bangkok mati akibat flu burung. Oleh karena itu, ketika suasana kurang mendukung, kami berharap peternak ayam bangkok dapat menjaga kesehatan dan kebersihan ayam bangkok agar terhindar dari penyakit. Dan sudah pasti ayam bangkok anda akan sangat sehat dan kuat melawan berbagai penyakit yang akan menyerang ayam bangkok anda.

Mencegah Bangkok Dari Flu
Untuk pencegahan virus flu burung atau yang biasa disebut penyakit aratan. Hanya dengan penggunaan obat-obatan khusus agar penyakit ini tidak menular ke ayam yang lain. Ini mungkin termasuk mencegah hewan bersentuhan satu sama lain dengan memberikan obat kekebalan.

Tips Mengatasi Virus Pada ayam Kesayangan Anda

Jika pernah memiliki ayam bangkok yang sudah tertular flu burung, biasanya ayam lain dievakuasi agar yang lain tidak tertular. Atau, ditempatkan di kandang lainnya bersama ayam lainnya yang tidak terkena flu. Sebaiknya segera disuntikan vaksin. Agar ayam tahan terhadap penyakit.

Mengobati Flu Dengan Obat Herbal
Jika ayam Bangkok Anda terserang flu burung, tentunya ada obat herbal yang efektif untuk penyakit tersebut. Bahan alami ini terdiri dari jahe, bawang putih, daun pepaya, dan bisa juga menggunakan telur puyuh. Setelah memberikan bahan alami tersebut, haluskan dengan air. Sajikan minuman untuk ayam bangkok anda agar penyakit tidak menyerang ayam bangkok anda.

Ciri-ciri Bangkok Yang Terserang Flu
Ciri-ciri ayam bangkok terkena flu burung adalah ayam bangkok sering minum air terus menerus karena rasa haus yang berlebihan. Hal ini juga terlihat pada darah yang mengucur di bagian paha ayam bangkok, dan ayam yang terkena flu burung cenderung mengalami diare. Ia suka buang air besar, tidak hanya mulut, hidung dan mata ayam bangkok akan mengeluarkan lendir, tapi tidak terlalu kental. Berikut beberapa foto yang bisa Anda temukan di artikel ini. Semoga artikel ini membantu Anda menyelamatkan ayam bangkok yang masih sehat.

Baca juga : Cara Mengatasi mental Ayam Yang Jatuh